Kesenian tradisional Kalimantan tengah sebagai peninggalan Suku Dayak pantas kita lestarikan. Walau tidak membuat atraksi langsung, sekurang-kurangnya kamu harus ketahui daftar selengkapnya.

Pulau Kalimantan atau Borneo mempunyai suku asli namanya Suku Dayak. Suku ini diprediksi sebagai beberapa orang dengan ras Indonesia-Tiongkok yang telah menempati Pulau Kalimantan semenjak era kesebelas. Sebagai suku asli, mereka ialah pembentuk kesenian Kalimantan yang kita mengenal sampai sekarang ini.

Tiap wilayah di Kalimantan mempunyai kesenian yang berbeda. Demikian juga dengan kesenian tradisional Kalimantan tengah. Ini dikuasai oleh Suku Dayak yang terdiri kembali ke sub-suku yang bermacam di tiap sisi wilayah di Kalimantan. adikuasai oleh tarian. Ada beberapa variasi tari tradisional ciri khas wilayah dengan julan Bumi Tambun Bungai ini.

Sedang kesenian yang lain diisikan oleh syair lagu tradisional yang sekarang masih usaha dipertahankan supaya jadi peninggalan kesenian yang abadi sampai di periode kedepan.

kesenian tradisional kalimantan tengah

Tari Mandau kalteng. Foto: seringjalan.com

Berikut daftar Kesenian tradisional Kalimantan tengah  yang harus kamu ketahui.

  1. Tari Kayau

Tari Kayau mempresentasikan wujud keberanian Suku Dayak saat berperang di periode lalu. Di mana mereka benar-benar jaga wilayah kekuasaan dan membuat perlindungan suku dari teror lawan dengan penuh keberanian. Sekalinya harus menggunting kepala lawan.

Kayau atau mengayau sendiri memiliki arti menggunting kepala lawan. Alat yang dipakai ialah Mandau atau parang panjang ciri khas Kalimantan tengah. Sekarang, tari Kayau ditampilkan di upacara tradisi yang menyembahkan kepala babi.

  1. Tari Giring-giring

Tari Kesenian tradisional Kalimantan tengah yang bernama unik ini sama dengan pergerakan penari yang menghentakkan tongkat bambu. Isian kerikil pada tongkat itu akan munculkan suara keras sebagai keunikan Tari Giring-giring.

  1. Tari Kinyah Mandau

Tidak hanya pada Tari Kayau, senjata Mandau dipakai saat penari memperlihatkan Tari Kinyah Mandau. Kesenian tradisional Kalimantan tengah memadukan tari dengan seni teaterikal. Narasi yang diperlihatkan ialah cerita peperangan memakai Mandau, yang mana tiap tim kelihatan seakan usaha memotong kepala lawan.

  1. Tari Mandau

 Jika daerah Jawa tengah mempunyai Tari Jathilan atau Kuda Lumping yang mengikutsertakan elemen magic didalamnya, karena itu Kesenian tradisionil Kalimantan tengah mempunyai Tari Mandau.

Penari lakukan ritus khusus untuk meminta keselamatan saat memperlihatkan Tari Mandau. Senjata Mandau dan tameng dipakai sambil memperlihatkan pertunjukan beresiko oleh penari yang mengayunkan dan menggigit Mandau itu.

  1. Tari Tuntung Tulus

Tarian ini diperlihatkan untuk melipur beberapa rakyat saat acara perlombaan, penyambutan tamu, acara pernikahan, acara tradisi, acara keagamaan, atau acara spesial yang lain. Penari wanita sejumlah sekitaran enam orang akan tampilkan Tari Bimbingg Ikhlas dengan baju ciri khas Suku Dayak yang warna merah dan hitam, dengan skema khusus.

  1. Tari Manganjan

Kesenian tradisional Kalimantan tengah yang ini memiliki kandungan elemen kesakralan yang kuat. Karena, cuman diperlihatkan saat acara upacara pengiriman arwah beberapa nenek moyang yang telah wafat sekian tahun kemarin.

Suku Dayak yakin jika mereka harus mengantar arwah beberapa nenek moyang ke alam baka dengan upacara Tiwah. Upacara Tiwah dilaksanakan dengan menyucikan dan mengalihkan jasad (umumnya berbentuk tulang-belulang) yang awalnya berada di liang lahat ke rumah kecil namanya sandung.

  1. Tari Putri Melawen

Sejak jaman kerajaan dahulu, Tari Putri Melawen diperlihatkan sebagai tarian yang karakternya melipur pemirsa. Hingga tidak ada elemen magic atau nilai keramat pada tarian ini. Sesuai namanya, penari yang tampil membawakannya sebagai wanita asal Danau Melawen. Sampai sekarang ini, Tari Putri Melawen diperlihatkan pada pesta acara selingan rakyat, atau atraksi khusus untuk tamu dan pelancong.

  1. Tari Manasai

Tari yang ini ditampilkan oleh penari lelaki dan wanita yang berbaris membuat sebuah lingkaran. Atraksi Tari Manasai memiliki kandungan elemen rasa berbahagia dan gestur keceriaan yang ditujukan saat penyambutan tamu spesial.

Yang unik dari Kesenian tradisional Kalimantan tengah ini ialah penari akan ajak beberapa pemirsa untuk masuk ke lingkaran, dan turut menari bersama. Hingga situasi ramai dan semarak akan berasa saat melihat atraksi ini.

  1. Tari Hugo dan Huda

Setiap daerah rasanya selalu mempunyai tarian khusus yang diperuntukkan sebagai permintaan turunnya hujan saat periode kemarau panjang. Demikian juga dengan Kesenian tradisional Kalimantan tengah yang mempunyai Tari Hugo dan Huda.

Keinginan turunnya hujan diperuntukkan pada dewa-dewa di langit, supaya rakyat diberkahi oleh hujan yang berguna untuk hasil panen tani yang bagus yang selanjutnya datangkan rezeki.

  1. Tari Balean Dadas

Dahulu, Kesenian tradisional Kalimantan tengah ini ditampilkan sebagai tarian permintaan ke Tuhan untuk minta kesembuhan dari sebuah penyakit yang dialami seorang. Istilah Balean Dadas memiliki arti dukun wanita yang ikut dalam tarian ini.

Di periode kekinian di mana perubahan dunia kesehatan dan penyembuhan penyakit telah maju, karena itu tarian ini tak lagi mempunyai arah yang serupa. Tetapi cuman dipakai sebagai tarian penyambutan tamu spesial atau acara peresmian.