Bagi sebagian orang yang tertarik dengan karya puisi / lirik lagu, maka bisa menuangkannya dalam bentuk apapun. Hal ini nyatanya sudah terdengar biasa ketika imajinasi dan kreativitas dapat dituangkan berupa musik, video atau bahkan tulisan. Lalu bagaimana tips menulis puisi / lirik lagu agar bisa maksimal?

Beberapa Tips Menulis Puisi/ Lirik Lagu

Puisi atau lirik lagu bisa dikatakan sebagai karya sastra yang berasal dari ungkapan dan perasaan isi hati seorang penulis. Pasalnya kedua bentuk tersebut memiliki lirik, rima, irama dan juga ritme. Umumnya disusun menggunakan bahasa imajinatif ataupun majas namun mempunyai makna sendiri.

  1. Free Yourself

Melihat referensi dari orang lain memang tidak ada salahnya. Namun justru terlihat keliru jika Anda mencoba meniru gaya penulis tersebut. Jadi tips pertama adalah alangkah lebih baik jika free yourself. Jangan merasa jika puisi atau lirik lagu ini terlihat kurang baik karena hal ini memang wajar dirasakan.

Tidak hanya melihat karya milik orang lain, umumnya penulis juga akan mengetahui apa saja aturan yang seharusnya ada pada sebuah puisi atau lirik lagu. Hal ini memang bukan menjadi kesalahan, namun jangan selalu terikat dengan kebahasaan karena hanya membatasi inspirasi membuatnya.

  1. Memperhatikan Jumlah Bait dan Baris/ Bebas

Puisi sendiri ada banyak pilihan pada jumlah baris dalam satu bait. Anda bisa mengikuti beberapa jenis berikut mulai dari distikon, terzina, kuatren, kuint ataupun sonata. Masing-masing tersebut akan memberikan ciri khas tersendiri terhadap hasil akhirnya sehingga harus diperhatikan pemilihannya.

Terlebih jika sedang membuat lirik lagu yang biasanya memang tidak terikat dengan aturan kebahasaan. Anda bisa lebih bebas untuk membuatnya sehingga dapat menuangkan segala inspirasi ke dalamnya.

tips menulis puisi

Sumber gambar: https://twitter.com/jakub_samek1/status/772804163499687937/photo/1

  1. Menentukan Bunyi yang Berulang (Rima)

Bunyi yang berulang ini biasa disebut dengan rima, artinya yakni persamaan atau perulangan bunyi dalam puisi baik di awal, tengah, ataupun akhir kata dalam satu baris. Rima ini juga bisa berada di akhir tiap baris dalam suatu bait. Tujuannya untuk memberikan kesan keindahan ketika sedang dibaca. Anda bisa dengan bebas menunjukkan kreativitas sehingga berhasil membuatnya terdengar semakin indah.

Ada atau tidaknya bunyi dalam puisi ini sebenarnya bebas. Bagi Anda yang ingin menambah kesan keindahan, memang bukan menjadi kesalahan jika menyusunnya dengan rapi. Perulangan bunyi ini bisa dilakukan dengan mengulangi huruf vokal atau konsonan.

  1. Memiliki Makna

Makna yang mengena dalam suatu puisi atau lirik lagu tentu akan memberikan kesan baik bagi pembaca atau pendengarnya. Hal seperti ini mampu memancing orang lain ketika sedang memahami lantaran terdengar menarik. Anda bisa menunjukkan kreativitas atau isi hati melalui cara ini.

Ada atau tidaknya makna dalam puisi dan lirik lagu terkadang dianggap menjadi salah satu keunggulan dari sebuah karya sastra. Umumnya penulis akan menyampaikannya di akhir baris sehingga menjadi bagian yang terakhir untuk dibaca.

  1. Menggunakan Majas 

Penggunaan majas juga terbilang cukup opsional. Anda bisa menggunakannya ataupun tidak. Beberapa penulis memang sering memanfaatkannya agar pesan lebih mudah tersampaikan. Harapannya juga menghadirkan suasana yang diinginkan.

Tidak hanya rima, penggunaan majas juga memberikan kesan keindahan pada suatu puisi atau lirik lagu. Jenisnya pun beragam mulai dari hiperbola, metafora atau personifikasi. Cara seperti ini nyatanya mampu membuat banyak orang untuk lebih memahami apa sebenarnya makna di dalamnya.

Kelima tips menulis puisi/ lirik lagu di atas bisa jadi referensi bagi Anda yang ingin mencoba menulis puisi atau lirik lagu. Silahkan mencoba.